SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA – Pada Rabu, 19 November 2025, di tengah suasana masyarakat yang sibuk memasuki akhir tahun, sebuah kisah memilukan datang dari kediaman Oop Sofiah, warga Kampung Gunung Jambe, Kelurahan Cipawitra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Rumah milik Oop dilaporkan runtuh total akibat bencana yang terjadi beberapa hari sebelumnya. Namun hingga berita ini diliput, ia mengaku belum menerima bantuan maupun kunjungan resmi dari pihak Kelurahan maupun instansi terkait.
Rekaman video eksklusif memperlihatkan kondisi rumah yang porak poranda: atap dan rangka bangunan telah hilang tak berbentuk, hanya menyisakan puing berserakan dan tiang yang tampak rapuh. Menurut penjelasan Oop, peristiwa tersebut terjadi pada malam Sabtu lalu.
Menanti Uluran Tangan di Tengah Kesulitan
Dengan suara bergetar menahan duka, Oop menyampaikan keluh kesahnya. Ia menuturkan bahwa rumahnya telah ambruk selama berhari-hari, tetapi ia belum melihat kehadiran aparat dari Pemerintah Kota Tasikmalaya — kecuali petugas BPBD yang datang setelah adanya perhatian dari seorang dermawan.
“Saya ingin memberitahukan kondisi rumah saya yang sudah roboh selama beberapa hari. Belum ada pihak Kelurahan atau Dinas yang datang. Yang datang baru BPBD setelah Pak Haji Wahyu dari Pengusaha Durian Kujang Ciamis berkunjung,” ungkapnya dalam logat Sunda yang kental.
Sosok dermawan yang disebut Oop, yakni Haji Wahyu, menjadi satu-satunya pihak yang memberikan perhatian secara langsung di lokasi kejadian.
Pertanyaan untuk Pemerintah Daerah
Pernyataan tersebut menimbulkan sorotan mengenai kesiapsiagaan dan kecepatan penanganan bencana oleh pemerintah setempat. Dalam video yang direkam, Oop berharap agar pihak berwenang segera mengambil langkah nyata.
“Saya mohon agar pihak Kelurahan atau Dinas terkait datang ke sini, mengecek kondisi rumah saya yang roboh ini,” ujarnya.
Situasi ini tidak hanya menyisakan kerugian materiil, tetapi juga tekanan psikologis bagi Oop yang kini harus bertahan di tengah reruntuhan rumahnya sendiri. Minimnya respon dari instansi resmi patut menjadi perhatian masyarakat dan pihak berwenang.
Warga sekitar berharap Pemerintah Kota Tasikmalaya, khususnya Dinas Sosial maupun BTB, dapat segera turun tangan memberikan bantuan darurat, pendampingan psikologis, serta rencana perbaikan atau pembangunan kembali rumah tersebut.
Tim Salira TV akan terus mengikuti perkembangan terkait langkah pemerintah terhadap kondisi Ibu Oop di Gunung Jambe.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto













