DARI REDAKSI
SALIRA TV MEMBUKA KERJA SAMA KONTRIBUTOR BERITA ADVERTORIAL – PELUANG MENJADI WARTAWAN FREELANCE “MEREKAM INDONESIA”. UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP, HUBUNGI WHATSAPP CENTER SALIRA TV DI 0838-9640-3437.

Kelangkaan BBM di Kecamatan Kuala Belum Teratasi, Warga Terpaksa Antre Berjam-jam

SALIRA TV | KAB. LANGKAT – Kondisi masyarakat di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan. Hingga kini, warga masih menghadapi kesulitan serius akibat kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang tak kunjung teratasi, (Rabu, 03/12/2025).

Kelangkaan ini memaksa masyarakat mengantre dalam waktu yang sangat lama di SPBU Durian Mulo—satu-satunya stasiun pengisian BBM di Kecamatan Kuala. Antrean padat terlihat sejak pagi, dengan warga berdesakan demi mendapatkan pasokan BBM yang jumlahnya sangat terbatas.

Menurut laporan di lapangan dari Reporter Salira TV, Andrian, banyak warga telah menunggu hingga berjam-jam. Ibu Siti, salah seorang warga yang turut mengantre sambil membawa anaknya, mengaku sudah datang sejak pagi namun belum mendapatkan giliran.

“Sudah tiga hari saya terus mencoba antre, tapi belum juga dapat bagian,” ungkapnya.

Keluhan serupa disampaikan oleh Bapak Muhammad yang membutuhkan BBM untuk beraktivitas. “Saya harus ke kantor, tetapi sampai sekarang belum kebagian BBM meski sudah menunggu dari pagi,” tuturnya.

Petugas di SPBU Durian Mulo menyampaikan bahwa keterbatasan pasokan menjadi penyebab utama situasi ini. Permintaan yang terus meningkat tidak diimbangi dengan suplai yang memadai. Pihak SPBU juga mengungkapkan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan Pertamina, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai tambahan pasokan BBM.

“Kami sudah melaporkan kondisi ini dan meminta penambahan distribusi, tetapi belum ada informasi lebih lanjut kapan BBM akan dikirim,” ujar salah satu petugas yang enggan disebutkan namanya.

Masyarakat Kecamatan Kuala berharap pemerintah dan pihak berwenang segera mengambil langkah cepat agar krisis BBM ini segera teratasi dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal.

Kontributor/Wartawan: Andrian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *