SALIRA TV | KOTA BANDUNG — Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., hadir dalam Upacara Peringatan Hari Juang Infanteri ke-77 Tahun 2025 yang berlangsung di Lapangan Prajurit Makodam III/Siliwangi, Jl. Aceh No. 69, Kota Bandung, pada Jum’at (19/12/2025).
Upacara ini dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan. Selain Pangdam III/Siliwangi, acara juga dihadiri oleh Wadan Sesko TNI, Wadan Pussenif, Dan Seskoad, Danpussen Armed, Danpussen Arhanud, Kasdam III/Siliwangi, Kasgartap II/Bdg, Danpusdikkav, Ir Korpasgab, Danlanud Sulaiman, para Asisten Kasdam III/Slw, para PJU Pussenif, para Dan/Kabalakdam III/Slw, Dansat Brimob Polda Jabar, Wakajati Jabar, Dandim 0618/Kota Bandung, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan seperti FKPPI dan Pemuda Panca Marga, termasuk tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Danpussenif menyampaikan rasa syukur atas suksesnya rangkaian kegiatan Hari Juang Infanteri ke-77, termasuk peleton beranting yang berjalan aman dan tertib. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit Korps Infanteri, beserta penghargaan tertinggi atas dedikasi dan pengabdian mereka bagi bangsa dan negara.
Hari Juang Infanteri menjadi momentum penting bagi Korps Infanteri TNI AD, yang berakar dari peristiwa Agresi Militer Belanda II. Perayaan ini juga menjadi pengingat perjuangan prajurit Infanteri bersama rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Tema peringatan tahun ini, “Mewujudkan Prajurit dan Satuan Infanteri yang Prima Bersama Rakyat dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI AD,” menegaskan harapan agar Korps Infanteri terus meningkatkan kualitas, profesionalisme, kesiapan prajurit, serta memperkuat sinergi dengan rakyat sebagai fondasi utama sistem pertahanan negara.
Prajurit dan satuan Infanteri dituntut memiliki kemampuan tempur unggul, disiplin tinggi, fisik dan mental tangguh, serta mampu beradaptasi dalam berbagai operasi. Danpussenif menekankan pentingnya harmonisasi dan kemanunggalan antara prajurit Infanteri dan rakyat, karena TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat. Dukungan rakyat menjadi faktor krusial dalam keberhasilan TNI AD menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.
Selanjutnya, Danpussenif mengajak seluruh prajurit meneladani tokoh-tokoh Infanteri, khususnya Panglima Besar Jenderal Sudirman, sebagai inspirasi dalam pengabdian, dengan menanamkan semangat pantang menyerah, keteladanan, dan daya juang tinggi.
Rangkaian peringatan ditutup dengan pemberian hadiah kepada juara 1, 2, dan 3 di kategori Ton Inti, Satbanpur, Satkowil, dan Ormas, diakhiri dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas peringatan Hari Juang Infanteri ke-77. (Pendam III/Siliwangi)
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto











