SALIRA TV | KAB. CIAMIS – Menyambut malam pergantian Tahun Baru 2026, Kedai Durian Kujang di Kabupaten Ciamis menyiapkan sebuah perayaan istimewa yang dikemas dalam bentuk syukuran rakyat bertajuk Sukur bin Mulia. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga sarat dengan nuansa religius sebagai refleksi menyongsong tahun yang baru. Kegiatan tersebut disampaikan kepada awak media pada Selasa, 23 Desember 2025, dan rencananya akan digelar pada malam 31 Desember hingga dini hari.
Pemilik Kedai Durian Kujang, H. Wahyu, menjelaskan bahwa momen pergantian tahun kali ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan peringatan milangkala Kedai Durian Kujang. Oleh karena itu, perayaan dirancang sebagai ungkapan rasa syukur atas keberlangsungan usaha sekaligus kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh.
Dalam rangkaian acara tersebut, panitia menghadirkan kolaborasi antara hiburan seni dan kegiatan keagamaan. Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah penampilan Atika Nada, penyanyi asal Kabupaten Ciamis yang akan mengisi panggung hiburan untuk menyapa para pengunjung dari berbagai daerah.
“Dalam perayaan ini akan ada live music, doa bersama, serta ceramah. Semua ini kami niatkan sebagai wujud rasa syukur karena masih diberikan kesempatan untuk terus beraktivitas dan berkembang,” ujar H. Wahyu.
Selain penampilan musik, acara juga akan diisi dengan doa bersama dan tausiah sebagai sarana refleksi akhir tahun. Tak ketinggalan, pengunjung akan disuguhi pesta durian dengan sajian durian pilihan yang selama ini menjadi ciri khas sekaligus kebanggaan Kedai Durian Kujang.
Di balik kemeriahan acara, H. Wahyu turut menyampaikan harapannya bagi Kabupaten Ciamis di tahun 2026. Ia menekankan pentingnya integritas dan kejujuran dalam kepemimpinan demi terciptanya daerah yang aman, maju, dan sejahtera.
“Saya berharap Ciamis bisa menjadi kabupaten yang terbebas dari praktik korupsi. Dengan pemerintahan yang bersih, daerah akan lebih kondusif untuk berkembang,” tuturnya.
Seiring perkembangannya, Kedai Durian Kujang kini telah menjelma menjadi ikon kuliner di wilayah Priangan Timur. Kehadirannya tidak hanya mendorong pergerakan ekonomi lokal, tetapi juga memperkenalkan potensi kuliner Ciamis ke tingkat yang lebih luas.
“Durian Kujang sudah menjadi identitas, bukan hanya untuk Ciamis, tetapi juga Priangan Timur. Kami optimistis usaha ini akan terus berkembang dan dikenal lebih luas,” tambah H. Wahyu.
Dengan konsep yang menggabungkan hiburan, kebersamaan, dan nilai spiritual, Kedai Durian Kujang diproyeksikan menjadi salah satu pusat perayaan malam Tahun Baru 2026 bagi masyarakat yang menginginkan suasana hangat, meriah, namun tetap bermakna.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto













