DARI REDAKSI
SALIRA TV MEMBUKA KERJA SAMA KONTRIBUTOR BERITA ADVERTORIAL – PELUANG MENJADI WARTAWAN FREELANCE “MEREKAM INDONESIA”. UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP, HUBUNGI WHATSAPP CENTER SALIRA TV DI 0838-9640-3437.

Pasca Libur Nataru 2026, Warga Berpenghasilan Kecil Terdampak

SALIRA TV | KAB. LANGKAT – Dampak pasca libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 mulai dirasakan oleh masyarakat berpenghasilan kecil di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Aktivitas ekonomi warga yang mengandalkan pendapatan harian di pinggir jalan tampak mengalami penurunan signifikan. Kondisi tersebut terpantau dalam liputan yang dilakukan pada awal Januari 2026.

Salah satu warga, Wak Molen, seorang tukang sol sepatu yang bermukim di Dusun Sei Tembo, Kelurahan Pekan Kuala, Kecamatan Kuala, mengungkapkan bahwa pendapatannya menurun drastis setelah masa libur panjang berakhir. Ia menyebutkan bahwa situasi ini sangat memengaruhi keberlangsungan hidupnya sehari-hari.

“Biasanya saya bisa memperoleh penghasilan sekitar Rp 50.000 per hari. Namun setelah libur tahun baru, penghasilan saya turun menjadi sekitar Rp 10.000 per hari,” ujar Wak Molen saat ditemui Salira TV Langkat.

Wak Molen mengaku hidup di bawah garis kemiskinan dan hingga saat ini belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah. Ia berharap adanya perhatian yang lebih serius terhadap masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari pekerjaan informal.

“Saya tidak mengetahui alasan mengapa belum pernah menerima bantuan. Harapan saya, pemerintah dapat lebih memperhatikan warga seperti kami yang berada di bawah garis kemiskinan,” ungkapnya.

Kondisi serupa juga dialami oleh sejumlah warga lainnya yang mengais rezeki di sepanjang pinggir jalan kawasan tersebut. Mereka mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari akibat sepinya pelanggan pasca libur panjang Nataru 2026.

Reporter Salira TV Langkat, Andrian, yang melakukan peliputan langsung di lokasi, menyampaikan bahwa kondisi ekonomi warga saat ini memerlukan perhatian dan langkah konkret dari pihak terkait. Diharapkan adanya kebijakan atau bantuan yang dapat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah.

Kontributor/Wartawan: Andrian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *