SALIRA TV | KAB. KARIMUN – Penunjukan PT. MSM Tiga Matra Satria oleh Pemerintah Kabupaten Karimun untuk mengelola lahan parkir di sejumlah titik strategis pada tahun 2025, kini mulai menuai perhatian luas dari masyarakat. Kebijakan tersebut awalnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan parkir serta menambah kontribusi pendapatan daerah.
Berdasarkan rencana kerja sama yang disampaikan pada tahap awal, PT. MSM Tiga Matra Satria menyatakan komitmen untuk menanamkan investasi sebesar Rp2,2 miliar. Investasi itu meliputi pemasangan palang parkir otomatis, penyediaan rompi petugas, stik lampu, kartu identitas, alat MPHOS, pembuatan marka jalan, serta pemasangan rambu-rambu pendukung di setiap lokasi yang dikelola.
Namun, hasil penelusuran dan investigasi tim media di lapangan menunjukkan kondisi yang berbeda. Hingga liputan dilakukan pada tanggal 5 Januari 2026, di area RSUD Muhammad Sani dan Pasar Maimun yang menjadi bagian dari pengelolaan PT. MSM, belum terlihat adanya pemasangan palang parkir otomatis sebagaimana dijanjikan. Selain itu, di beberapa titik lain juga belum ditemukan keberadaan marka parkir, rambu, maupun penggunaan alat pembayaran digital MPHOS.
Keluhan pun mulai bermunculan dari warga. Sejumlah pengunjung RSUD Muhammad Sani menyampaikan keberatan terkait kewajiban pembayaran parkir yang dinilai memberatkan. Salah seorang warga mengungkapkan, biaya parkir tetap harus dibayar setiap kali masuk kawasan rumah sakit, meskipun tujuan kedatangan untuk berobat menggunakan BPJS. Menurutnya, kondisi itu cukup menyulitkan, terlebih bagi keluarga pasien yang harus keluar masuk rumah sakit beberapa kali dalam sehari.
Pemantauan tim media di lokasi seperti Indah Bali dan restoran Richeese yang telah dikelola PT. MSM juga memperlihatkan fakta lain. Tidak ditemukan petugas parkir yang berjaga di area tersebut, padahal dalam perjanjian kerja sama disebutkan bahwa perusahaan akan memberdayakan pekerja parkir lokal pada setiap titik pengelolaan. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai keseriusan realisasi komitmen investasi PT. MSM Tiga Matra Satria.
Tim media Salira TV akan terus melakukan investigasi lanjutan terhadap sistem pengelolaan parkir ini. Upaya tersebut dilakukan agar Sahabat memperoleh informasi yang lebih transparan, sekaligus memastikan tidak terjadi potensi kebocoran pendapatan daerah akibat dugaan praktik oleh oknum tertentu.
Kontributor/Wartawan: Edward Simanjuntak













