SALIRA TV | KAB. OGAN KOMERING ILIR, SUMATERA SELATAN – Menanggapi informasi yang sempat viral di media sosial terkait dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar atau PIP di SMA swasta Teladan, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir, pihak sekolah bersama para siswa memberikan klarifikasi.
Isu tersebut menyebutkan bahwa siswa penerima PIP hanya menerima dana sebesar seratus ribu rupiah. Menyikapi kabar tersebut, pada Kamis, 8 Januari 2026, tim wartawan Salira TV bersama sejumlah awak media lainnya melakukan penelusuran langsung ke Bank BNI Cabang Tugu Mulya, OKI, lokasi pencairan dana bantuan pendidikan tersebut.
Dalam keterangannya kepada media, salah satu siswa penerima PIP menyampaikan bahwa informasi mengenai pemotongan dana PIP tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menjelaskan bahwa dana PIP diterima secara langsung oleh siswa melalui pihak bank dan tidak ada pemotongan dalam bentuk apa pun dari pihak sekolah maupun guru.
Pernyataan tersebut diperkuat oleh sejumlah siswa lainnya yang juga menyampaikan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak benar dan tidak pernah terjadi pemotongan dana bantuan pendidikan tersebut.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Swasta Teladan, Sumarno, S.Pd., menegaskan bahwa pihak sekolah tidak pernah melakukan pemotongan dana PIP terhadap siswa. Ia menjelaskan bahwa sekolah justru berkomitmen membantu siswa kurang mampu, baik melalui bantuan finansial maupun penyediaan perlengkapan sekolah secara gratis.
Pihak sekolah juga menduga bahwa isu tersebut muncul akibat adanya pihak tertentu yang tidak menginginkan kemajuan sekolah, sehingga memunculkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Dari Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, wartawan Meifriandi melaporkan untuk Salira TV.












