SALIRA TV | KAB. CIAMIS – Upaya pelestarian budaya yang selaras dengan kepedulian terhadap lingkungan mulai digerakkan di Kabupaten Ciamis. Paguyuban Seniman Senawati Pasundan (PSSP) yang berada di bawah naungan Pemuda Pancasila Jawa Barat secara resmi memulai langkah kolaboratif dengan Kedai Durian Kujang pada Jumat, 09 Januari 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ambu Siti, yang juga mengemban amanah sebagai Wakil Bendahara MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat. Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis untuk menyatukan peran kesenian dengan gerakan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ambu Siti menyampaikan bahwa PSSP memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga keseimbangan antara warisan budaya dan kelestarian alam. Menurutnya, seni dan lingkungan merupakan dua unsur yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
“Kami membangun kerja sama ini bukan hanya untuk menguatkan sektor budaya dan kesenian, tetapi juga sebagai wujud kepedulian terhadap alam. Seni tidak akan berkembang tanpa lingkungan yang sehat. Karena itu, kami berkomitmen melakukan penghijauan dan reboisasi, khususnya di kawasan Gunung Golkar, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis,” ujar Ambu Siti.
Ia menegaskan bahwa kawasan Gunung Golkar membutuhkan perhatian serius agar kembali hijau dan mampu memberikan manfaat ekologis bagi masyarakat Tatar Galuh. Melalui PSSP, para seniman diharapkan tidak hanya hadir di panggung pertunjukan, tetapi juga terlibat aktif dalam aksi nyata menjaga alam.
Inisiatif tersebut mendapat sambutan positif dari pihak Kedai Durian Kujang. Pemilik usaha, H. Wahyu, mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan dan kunjungan rombongan PSSP Pemuda Pancasila Jawa Barat.
“Kami merasa bangga dan berterima kasih atas kehadiran Ambu Siti beserta jajaran PSSP. Kedai Durian Kujang siap bersinergi dan mendukung penuh program ini, baik dalam pengembangan kesenian lokal maupun kegiatan penghijauan di wilayah Ciamis,” ungkap H. Wahyu.
Pertemuan ini menjadi sinyal positif bahwa kolaborasi antara komunitas seni dan pelaku usaha lokal dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Rencana penanaman pohon di kawasan Gunung Golkar nantinya akan dijadikan sebagai proyek percontohan kontribusi seniman dalam menjaga keseimbangan alam dan mengurangi risiko bencana akibat kerusakan lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan program-program yang telah disepakati demi kemajuan budaya serta kelestarian lingkungan di Jawa Barat.
Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto















