SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Pepatah yang menyebutkan bahwa laku adalah wujud doa yang nyata tergambar dalam aksi kemanusiaan yang berlangsung di Kampung Legokringgit, Desa Manggungjaya, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, pada Jumat siang, 9 Januari 2026.
Di tengah kondisi cuaca hujan, rombongan kemanusiaan tetap bergerak menyambangi warga yang membutuhkan. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian bersama antara aparat kepolisian, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha yang hadir dalam satu tujuan, yaitu membantu sesama.
Aksi sosial tersebut dipimpin oleh Ipda Teguh Gunawan Soleh selaku Danton 1 Kompi 3 Batalyon D Pelopor Polda Jawa Barat, didampingi tokoh masyarakat Bunda Lisda serta H. Wahyu selaku pemilik usaha Durian Kujang.
Bantuan disalurkan kepada warga, khususnya para lansia, berupa kebutuhan pokok sebagai upaya meringankan beban masyarakat. Kehadiran jajaran Brimob dalam kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian kepolisian untuk memastikan negara hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kepedulian sosial.
Bagi pihak pengusaha dan relawan, kegiatan ini dimaknai sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang telah diterima, sekaligus penguatan nilai kebersamaan antara masyarakat dan pelaku usaha. Berbagi dipandang sebagai langkah nyata untuk menjaga keberlanjutan kepedulian sosial.
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga disertai dengan layanan makan gratis untuk masyarakat umum. Inisiatif tersebut menegaskan bahwa ruang kepedulian terbuka bagi siapa pun tanpa membedakan latar belakang.
Kolaborasi antara Batalyon D Pelopor Polda Jawa Barat, tokoh masyarakat, dan pelaku usaha ini menjadi gambaran bahwa sinergi dan empati mampu menghadirkan harapan, bahkan di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.
Dari Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Reporter Heri Heryanto melaporkan untuk Salira TV.












