DARI REDAKSI
SALIRA TV MEMBUKA KERJA SAMA KONTRIBUTOR BERITA ADVERTORIAL – PELUANG MENJADI WARTAWAN FREELANCE “MEREKAM INDONESIA”. UNTUK INFORMASI LEBIH LENGKAP, HUBUNGI WHATSAPP CENTER SALIRA TV DI 0838-9640-3437.

Babinsa Salebu dampingi PLN Garut dalam survei KDKMP dan sosialisasi keselamatan SUTT

SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA – Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta meningkatkan keselamatan masyarakat kembali terlihat jelas pada kegiatan lapangan yang berlangsung pada Kamis, 5 Desember 2025. Babinsa Desa Salebu, Koptu Dede Iif dari Koramil 1211/Singaparna, turut mendampingi tim PLN Gardu Induk (GI) Garut dalam rangkaian survei dan sosialisasi keselamatan kelistrikan di wilayah Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini mencakup dua fokus utama, yaitu proses penyurveian lokasi rencana pembangunan KDKMP serta penyampaian edukasi kepada warga mengenai bahaya aktivitas bermain layang-layang dengan benang konduktif di bawah jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), khususnya di area Kampung Cimindi RT 08 RW 01.

Peran Aktif Babinsa dalam Mendukung Rencana Pembangunan

Rencana pembangunan KDKMP yang berada di area jalur SUTT menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat keandalan jaringan listrik sekaligus melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan infrastruktur strategis tersebut. Kehadiran Koptu Dede Iif memastikan proses survei berlangsung lancar, aman, dan mendapat dukungan dari lingkungan setempat.

“Kami di TNI hadir untuk memastikan setiap proyek strategis berjalan sesuai rencana, aman, serta dipahami oleh warga sekitar. Dengan berkomunikasi langsung dengan ketua RT, RW, dan masyarakat, kami ingin memastikan pembangunan ini diterima dan dimengerti oleh semua pihak,” ujar Koptu Dede Iif di lokasi kegiatan.

Pendampingan Babinsa juga membantu mengurangi potensi miskomunikasi dan meningkatkan koordinasi antara pihak PLN dengan warga.

Edukasi Penting: Bahaya Benang Layangan Konduktif di Area SUTT

Bersamaan dengan survei, tim sosialisasi dari PT PLN (Persero) UPT Cirebon/ULTG Garut memberikan penyuluhan mengenai risiko penggunaan benang layangan konduktif atau yang mengandung bahan gelasan, terutama ketika dimainkan di bawah jalur SUTT.

Dalam penjelasannya, tim PLN menegaskan potensi bahaya yang dapat muncul, antara lain:

  • Risiko tersengat listrik bertegangan tinggi, yang dapat menyebabkan luka serius hingga kematian.
  • Gangguan pada jaringan SUTT, yang dapat memicu pemadaman listrik dalam skala luas dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Tim GI Garut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari permainan layang-layang dengan benang berbahaya di area tersebut. “Kami membutuhkan kerja sama semua pihak agar tidak terjadi insiden yang merugikan. Kesadaran keluarga, khususnya orang tua, menjadi poin penting untuk keselamatan bersama,” tegas salah satu perwakilan PLN.

Sinergi Berkelanjutan antara TNI dan PLN

Kegiatan ini menunjukkan kerja sama erat antara TNI dan PLN dalam memberikan perlindungan, edukasi, dan dukungan terhadap pembangunan di tingkat desa. Babinsa sebagai garda terdepan di wilayah tetap berkomitmen mengawal program-program infrastruktur yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dengan terselenggaranya survei dan sosialisasi ini, diharapkan pembangunan KDKMP di Kampung Cimindi dapat segera dilaksanakan dengan aman serta dapat meningkatkan pemahaman warga tentang potensi bahaya listrik di bawah jalur SUTT.

Kontributor/Wartawan: Heri Heryanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *