SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain melaksanakan pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan pelayanan kesehatan melalui kegiatan Posyandu yang digelar di Posyandu Bougenville, Desa Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, pada Rabu, 6 Agustus 2026.
Pelayanan tersebut menjadi bagian dari kegiatan nonfisik TMMD Ke-129 yang bertujuan memperkuat kualitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan keluarga. Kehadiran Satgas TMMD Ke-129 diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Sinergi Satgas TMMD dan Kader Posyandu
Kegiatan pelayanan kesehatan dilaksanakan bersama kader Posyandu Bougenville dengan melibatkan Tim Kesehatan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0612/Tasikmalaya. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.
Tim kesehatan memberikan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita, hingga penyuluhan kepada para orang tua mengenai pentingnya mengikuti kegiatan Posyandu secara rutin. Edukasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran keluarga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.
Pelayanan Kesehatan Disambut Antusias Warga
Kehadiran Satgas TMMD Ke-129 mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Parungponteng. Warga menilai program tersebut tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan yang sangat dibutuhkan.
Melalui pelayanan Posyandu, masyarakat memperoleh akses kesehatan yang lebih dekat sekaligus mendapatkan informasi mengenai pola hidup sehat. Program ini juga menjadi salah satu upaya dalam mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.
Komitmen Membangun Desa Sehat dan Sejahtera
Kodim 0612/Tasikmalaya terus menegaskan bahwa Program TMMD Ke-129 tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana dan prasarana. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan desa yang maju.















