SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT – Semangat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap penegakan hukum dan pembangunan yang berintegritas. Hal tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tasikmalaya, Erny Veronica Barhamba, S.H., M.H., dalam momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam liputan yang dilakukan pada Senin, 17 Agustus 2026, Erny menekankan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial. Lebih dari itu, nilai kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, aparat penegak hukum memiliki peran penting dalam memastikan pembangunan daerah berjalan berdasarkan ketentuan yang berlaku. Karena itu, kepastian hukum harus berjalan seiring dengan prinsip keadilan, integritas, serta kepentingan masyarakat.
Kajari Kota Tasikmalaya Tekankan Penegakan Hukum Berkeadilan
Sebagai pimpinan Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya, Erny menilai penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan bermartabat. Hukum tidak boleh dipandang sekadar sebagai instrumen penindakan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Selain pembangunan hukum dengan penegakan hukum yang kami pastikan seharusnya adil dan bermartabat, serta tentunya tidak transaksional, kami juga dari sisi bidang intelijen, perdata, dan tata usaha negara turut memastikan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dapat berlangsung atau dilaksanakan dengan sewajarnya,” ujar Erny Veronica Barhamba.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa peran kejaksaan tidak hanya berkaitan dengan proses penegakan hukum setelah terjadi pelanggaran. Pendampingan dan pengawalan dari sisi hukum juga menjadi bagian penting untuk menjaga agar pembangunan daerah tetap berjalan sesuai aturan.















