SALIRA TV | KAB. TASIKMALAYA – Komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta meningkatkan keselamatan masyarakat kembali terlihat jelas pada kegiatan lapangan yang berlangsung pada Kamis, 5 Desember 2025. Babinsa Desa Salebu, Koptu Dede Iif dari Koramil 1211/Singaparna, turut mendampingi tim PLN Gardu Induk (GI) Garut dalam rangkaian survei dan sosialisasi keselamatan kelistrikan di wilayah Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya.
Kegiatan ini mencakup dua fokus utama, yaitu proses penyurveian lokasi rencana pembangunan KDKMP serta penyampaian edukasi kepada warga mengenai bahaya aktivitas bermain layang-layang dengan benang konduktif di bawah jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT), khususnya di area Kampung Cimindi RT 08 RW 01.
Peran Aktif Babinsa dalam Mendukung Rencana Pembangunan
Rencana pembangunan KDKMP yang berada di area jalur SUTT menjadi bagian dari upaya PLN untuk memperkuat keandalan jaringan listrik sekaligus melibatkan masyarakat dalam pemanfaatan infrastruktur strategis tersebut. Kehadiran Koptu Dede Iif memastikan proses survei berlangsung lancar, aman, dan mendapat dukungan dari lingkungan setempat.
“Kami di TNI hadir untuk memastikan setiap proyek strategis berjalan sesuai rencana, aman, serta dipahami oleh warga sekitar. Dengan berkomunikasi langsung dengan ketua RT, RW, dan masyarakat, kami ingin memastikan pembangunan ini diterima dan dimengerti oleh semua pihak,” ujar Koptu Dede Iif di lokasi kegiatan.
Pendampingan Babinsa juga membantu mengurangi potensi miskomunikasi dan meningkatkan koordinasi antara pihak PLN dengan warga.
Edukasi Penting: Bahaya Benang Layangan Konduktif di Area SUTT
Bersamaan dengan survei, tim sosialisasi dari PT PLN (Persero) UPT Cirebon/ULTG Garut memberikan penyuluhan mengenai risiko penggunaan benang layangan konduktif atau yang mengandung bahan gelasan, terutama ketika dimainkan di bawah jalur SUTT.




















