Menu

Dark Mode

Berita

Ketua APDESI: Ciamis Jadi Barometer Kemandirian Desa

badge-check

Ketua APDESI: Ciamis Jadi Barometer Kemandirian Desa Perbesar

SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Ciamis, Ivan A.J., menegaskan bahwa Kabupaten Ciamis memiliki potensi besar untuk menjadi barometer kemandirian desa di tingkat nasional. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin, 13 Juli 2026, sebagai bagian dari dorongan agar desa-desa di Ciamis mampu memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi.

Menurut Ivan, Ciamis mempunyai berbagai kekuatan yang dapat menjadi modal utama dalam membangun desa yang mandiri. Selain didukung sumber daya alam yang melimpah, daerah ini juga dinilai memiliki semangat gotong royong masyarakat yang masih terjaga dengan baik.

Potensi Besar Desa di Tatar Galuh

Ivan menilai, selama ini desa-desa di Kabupaten Ciamis mampu mempertahankan stabilitas ekonomi masyarakat meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi secara nasional.

“Ciamis itu unik. Kita punya ketahanan pangan yang kuat, komoditas perkebunan yang melimpah, dan yang paling penting: social capital atau gotong royong masyarakatnya masih sangat murni. Kalau ini diorganisir dengan digitalisasi sistem dan penguatan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), Ciamis bukan lagi sekadar mengekor daerah lain, kita yang jadi penentu arah,” ujar Ivan dengan nada optimis.

Ia juga menegaskan bahwa ukuran keberhasilan desa tidak lagi hanya dilihat dari besarnya penyerapan Dana Desa. Menurutnya, indikator yang lebih penting adalah kemampuan desa menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADesa) secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat perekonomian lokal.

Tiga Pilar Menuju Barometer Kemandirian Desa

Untuk mewujudkan visi tersebut, APDESI Kabupaten Ciamis bersama para kepala desa terus mendorong percepatan melalui tiga program utama.

Digitalisasi Pelayanan Desa

Program pertama adalah penerapan sistem pelayanan desa berbasis digital dengan dukungan data yang akurat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi anggaran, mempercepat pelayanan publik, sekaligus memastikan bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran.

Penguatan BUMDes Berbasis Potensi Lokal

Program berikutnya adalah revitalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). APDESI mendorong kerja sama antar-desa untuk mengembangkan sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, perkebunan, hingga desa wisata sehingga mampu membentuk kekuatan ekonomi yang saling terintegrasi.

Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa

Pilar ketiga adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur desa. Kepala desa beserta perangkatnya didorong memiliki kemampuan kepemimpinan, inovasi, dan manajemen yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa mengabaikan pelayanan kepada masyarakat.

Masih Ada Tantangan yang Harus Diselesaikan

Di sisi lain, Ivan mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi. Di antaranya adalah kesenjangan infrastruktur antarwilayah serta perlunya sinkronisasi regulasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa.

Read More

Antrean BBM di Binjai dan Langkat Mengular 1 Kilometer

14 July 2026 - 20:30 WIB

ATR/BPN OKI Imbau Warga Urus Sertifikat Tanah Langsung

13 July 2026 - 22:57 WIB

UMKM Kota Banjar Promosikan Produk Unggulan di Tasikmalaya

11 July 2026 - 13:00 WIB

Aktivis Muda Sumsel Desak Kajari OKI Periksa Kades Pedamaran 2

10 July 2026 - 19:05 WIB

Trending on Berita