SALIRA TV | KOTA TASIKMALAYA, JAWA BARAT — Upacara 17 September di Makodim 0612/Tasikmalaya menjadi momentum untuk memperkuat kembali nilai pengabdian, etika, dan disiplin prajurit. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 17 September 2026, tersebut juga mengingatkan personel agar bijak menggunakan media sosial dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Upacara digelar di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya dan diikuti personel TNI serta PNS jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Caj Dadan Kusnadi membacakan amanat Pangdam III/Siliwangi.
Upacara 17 September Tekankan Pengabdian kepada Rakyat
Dalam amanat tersebut, personel diingatkan agar terus hadir di tengah masyarakat. TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan menjalankan pengabdian untuk kepentingan rakyat.
Karena itu, keberadaan prajurit di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas. Lebih dari itu, kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan serta menjaga kepercayaan masyarakat.
Pengabdian juga perlu tercermin melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Sikap disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian menjadi bagian penting dalam menjalankan amanah sebagai prajurit maupun aparatur TNI.
Bijak Bermedia Sosial
Selain menguatkan pesan pengabdian, upacara tersebut turut menyoroti penggunaan media sosial di kalangan personel.
Setiap prajurit dan PNS diingatkan untuk lebih berhati-hati sebelum mengunggah maupun membagikan informasi. Prinsip “saring sebelum sharing” menjadi salah satu pesan yang ditekankan.
Begitu pula ketika memberikan komentar di ruang digital. Setiap pernyataan dan informasi yang disampaikan melalui media sosial dapat membawa konsekuensi.
Oleh sebab itu, personel diminta menjaga sikap dan etika komunikasi. Langkah tersebut penting untuk menjaga nama baik pribadi, keluarga, satuan, serta institusi TNI AD.
Utamakan Keselamatan Saat Berkendara
Pesan lain yang turut disampaikan berkaitan dengan keselamatan berlalu lintas.
Personel diingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan. Hal tersebut berlaku ketika menjalankan tugas maupun saat melakukan aktivitas sehari-hari.
“Utamakan keselamatan, bukan kecepatan,” menjadi prinsip yang perlu dipegang setiap pengendara.
Dengan demikian, keselamatan tidak boleh dikalahkan oleh keinginan untuk mencapai tujuan dengan lebih cepat. Kehati-hatian tetap menjadi bagian penting dari kedisiplinan setiap personel.
Profesionalisme Dimulai dari Sikap
Upacara 17 September di Makodim 0612/Tasikmalaya pada akhirnya menjadi pengingat bahwa profesionalisme prajurit tidak hanya terlihat ketika mengenakan seragam dan menjalankan tugas.
Sikap ketika berinteraksi dengan masyarakat, perilaku di ruang digital, hingga kepatuhan terhadap keselamatan berlalu lintas juga mencerminkan kedisiplinan personel.
Melalui kegiatan tersebut, nilai pengabdian kepada rakyat, etika bermedia sosial, dan keselamatan berkendara kembali ditegaskan sebagai bagian dari tanggung jawab personel Kodim 0612/Tasikmalaya.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah















