SALIRA TV | KOTA BANDUNG, JAWA BARAT — Pada Senin, 20 April 2026, kegiatan pembongkaran kios dan lapak pedagang kaki lima di kawasan Jalan Ahmad Yani, Cicadas, Kota Bandung mulai dilaksanakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP.
Penertiban ini dilakukan sebagai bagian dari dukungan terhadap program pembangunan Bus Rapid Transit atau BRT yang akan segera direalisasikan di sepanjang Jalan Ahmad Yani.
Dilakukan Dengan Persetujuan Pedagang
Ketua Paguyuban PKL Cicadas, Eman Suherman, menyampaikan bahwa proses pembongkaran lapak dilakukan dengan persetujuan para pedagang.
Ia menjelaskan bahwa pengosongan kios tidak dilakukan secara sepihak, melainkan melalui kesepakatan bersama antara pedagang dan pihak terkait, mengingat proyek BRT merupakan program berskala nasional.
Disebutkan, pada pelaksanaan hari tersebut terdapat sekitar 18 pedagang yang lapaknya dibongkar, dengan proses yang dilakukan secara bertahap.
Selain itu, koordinasi terus dilakukan dengan para pemilik lapak, termasuk meminta izin sebelum pembongkaran dilakukan, meskipun lapak dalam kondisi kosong.
Para pedagang saat ini masih menunggu kepastian dari pemerintah terkait rencana relokasi, penataan, maupun kompensasi ke depan.
Proses Berjalan Tertib dan Bertahap
Lurah Cicadas, Dadang Rohman, menyampaikan bahwa kegiatan pembongkaran berjalan aman dan lancar.
Ia menjelaskan bahwa proses dilakukan secara bertahap, tidak sekaligus, dengan melibatkan berbagai unsur kewilayahan seperti Kecamatan Cibeunying Kidul, Kelurahan Cicadas, Kelurahan Cikutra, Kelurahan Sukamaju, Dinas UMKM, Satpol PP, TNI-Polri, serta Linmas.
Hingga saat ini, sejumlah kios telah berhasil dibongkar dan proses akan terus dilanjutkan melalui koordinasi bersama para pedagang.
Dukung Kelancaran Pembangunan BRT
Pemerintah berharap proses penataan kawasan ini dapat berjalan kondusif sehingga pembangunan BRT di Kota Bandung dapat segera terealisasi sesuai rencana.
Program BRT diharapkan menjadi solusi transportasi yang cepat, efisien, dan mampu meningkatkan mobilitas masyarakat di Kota Bandung.
Dari Kota Bandung, Jawa Barat, reporter Kuswandi melaporkan untuk Salira TV.
Editor: P. Pirmansyah








