Oleh sebab itu, kecepatan kendaraan perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, lingkungan, cuaca, serta situasi lalu lintas.
4. Jaga Konsentrasi Saat Berkendara
Konsentrasi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan. Pengendara harus tetap fokus memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan di sekitarnya.
Penggunaan telepon seluler atau aktivitas lain yang dapat mengalihkan perhatian juga perlu dihindari ketika kendaraan sedang berjalan.
5. Pastikan Surat dan Kondisi Kendaraan Lengkap
Sebelum memulai perjalanan, pengendara juga diminta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan. Selain itu, kondisi kendaraan perlu diperiksa terlebih dahulu.
Beberapa komponen yang perlu mendapat perhatian antara lain rem, ban, lampu, spion, serta bagian kendaraan lainnya yang berhubungan dengan keselamatan.
Keselamatan Harus Menjadi Kebiasaan
Setelah materi penyuluhan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pemakaian helm oleh anggota Kodim 0612/Tasikmalaya.
Praktik tersebut menjadi penegasan bahwa 5 Pilar Berkendara Aman tidak berhenti pada penyampaian materi. Pesan keselamatan harus diwujudkan melalui kebiasaan nyata setiap kali personel menggunakan kendaraan.
Edukasi tersebut juga menekankan bahwa kelalaian di jalan dapat membawa dampak serius. Tindakan ceroboh bukan hanya berisiko bagi pengendara, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Sebagai bagian dari institusi TNI dan aparatur negara, personel Kodim 0612/Tasikmalaya diharapkan mampu memberikan contoh positif kepada masyarakat. Salah satunya melalui kepatuhan terhadap aturan dan penerapan budaya tertib berlalu lintas.
Pada akhirnya, keselamatan menjadi hal yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar mengejar waktu perjalanan. Pengendara tidak perlu menjadi yang tercepat untuk mencapai tujuan.














