SALIRA TV | KAB. CIAMIS, JAWA BARAT – Pemerintah Kabupaten Ciamis mulai mematangkan persiapan Pilkades Serentak Ciamis 2026 yang dijadwalkan berlangsung di 40 desa. Selain kesiapan teknis, perhatian pemerintah daerah diarahkan pada pemahaman masyarakat terhadap sistem pemilihan berbasis digital, netralitas aparatur desa, serta terjaganya kondisi keamanan selama seluruh tahapan berlangsung.
Hal tersebut menjadi salah satu pokok pembahasan dalam Rapat Koordinasi Internal Pemerintah Kabupaten Ciamis yang dipimpin langsung Bupati Ciamis Dr. H. Herdiat Sunarya di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Kamis, 20 Agustus 2026.
Rapat tersebut diikuti jajaran Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, serta para Camat. Hadir pula Kepala Desa, Ketua BPD dan Sekretaris Desa dari 40 desa yang masuk dalam rencana pelaksanaan Pilkades Serentak 2026.
Pilkades Serentak Ciamis 2026 Disiapkan dengan Sistem Digital
Dalam rapat tersebut, Bupati Ciamis memberikan perhatian khusus terhadap rencana penggunaan sistem elektronik dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa.
Menurut pemerintah daerah, penerapan teknologi digital dapat membuat proses pemilihan menjadi lebih efektif dan efisien. Selain itu, sistem tersebut diharapkan mampu memberikan proses yang lebih transparan serta memudahkan pertanggungjawaban hasil pemilihan.
Namun, penerapan teknologi tersebut juga membutuhkan kesiapan masyarakat. Tidak seluruh warga memiliki tingkat pemahaman digital yang sama. Kelompok masyarakat berusia 40 hingga 50 tahun ke atas dinilai masih membutuhkan pendampingan agar dapat mengikuti mekanisme pemilihan elektronik dengan baik.
Karena itu, edukasi menjadi bagian penting dalam persiapan Pilkades Serentak Ciamis 2026. Sosialisasi tidak hanya dilakukan menjelang hari pemungutan suara, tetapi perlu diberikan secara bertahap sejak tahapan awal.















