Pada kesempatan tersebut, Herdiat turut menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Tasikmalaya yang selama ini aktif memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM di wilayahnya.
“Berkat bimbingan dan pembinaan dari Bank Indonesia, banyak UMKM di Kabupaten Ciamis yang kini mampu berkembang, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas pasar usahanya,” ungkapnya.
Zona KHAS Karangkamulyan Jadi yang Pertama di Wilayah Non Tol Jawa Barat
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri, menilai Kabupaten Ciamis memiliki modal kuat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Menurutnya, banyaknya pelaku UMKM kreatif, keberadaan pesantren, serta potensi budaya dan pariwisata menjadi kekuatan besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di daerah.
Laura menjelaskan, Zona KHAS Karangkamulyan menjadi kawasan wisata kuliner halal pertama di wilayah non jalan tol di Jawa Barat yang dibangun melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Tasikmalaya.
“Ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Ciamis sekaligus menjadi contoh kolaborasi yang baik dalam membangun ekosistem halal yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Reporter: Heri Heryanto
Editor: P. Pirmansyah















